Tim Van Damme Inspired by Tim Vand Damme

Contact Me

Blog

Showing posts with label hidup. Show all posts
Showing posts with label hidup. Show all posts

Mar 9, 2010

Aku Percaya Waktu Mu

2 komentar

What do you think of living single?

Like it?

Love it?

Hate it?

Read more

Feb 5, 2010

apa ku bilang

2 komentar
terasa hangat..
terasa lengket..
terasa sekali alirannya..

tapi ya sudah lah, mungkin memang begitu rasanya..

Read more

Nov 18, 2009

Doakan Saja Aku Ma...

4 komentar
Mat ULTAH ya pi, smg dewasa dlm berfikir n bertindak. Sehat sll, sayang ma ortu n adik2. Smg cpt wisuda n dpt kerjaan yg mapan n punya jodoh yg berhasil, gak kyk mamah yg tll bnyk mendrt...


*glek*

ucapan pertama yang kudapatkan di tanggal 18 november tahun ini..
titikan pertama di tanggal 18 november tahun ini pun terjatuh di pipiku..

sebuah ucapan, sebuah doa pun terlantun di antara beribu kata yang terjalin di dalam sebuah kesakitan yang dalam..
sebuah ucapan, sebuah doa mengalun di antara degupan jantung seorang wanita yang kusebut sebagai mama..

entah berapa parah..
entah berapa luka..
entah berapa tusukan..
entah berapa tangisan, yang beliau sembunyikan selama ini, aku tak cukup mengerti, hanya mampu kuraba..

dan 23.57, doa dan ucapan itu membuatku ikut teriris pedih..

doakan dan restui aku mama, agar aku bisa segera membahagiakanmu..
entah bagaimana, aku pasti bisa meringankan langkahmu..
cukup engkau beristirahat di kursi malasmu menjelang senja ini..

terima kasih ma..
Read more

Nov 13, 2009

Katak Dalam Tempurung? Enak Kok !!

2 komentar

Siapa sih yang gak kenal ungkapan "Katak Dalam Tempurung"?

Err..gak ada yang tunjuk tangan neh? Jadi semua kenal donk, ya minimal pernah denger lah ya. Kalo belom pernah denger, pasti situ pas pelajaran Bahasa Indonesia dulu lagi bolos kan? *halah, apa seh?!*

Oke lah, semua kenal, semua pernah denger, dan semua tau artinya. Kalo gak ngerti maknanya, coba saya sedikit sok tau di sini..


Katak Dalam Tempurung adalah sebuah ungkapan atau sebutan untuk orang2 yang sangat kurang dalam mengamati dunia sekitarnya, dunia di luar dirinya, singkatnya orang2 yang hanya tau tentang dunianya sendiri. Alhasil, wawasannya jadi sempit, gak tau kanan kiri, alias kuper. Dikiranya udah nyundul langit, padahal yang disundul cuma langit2 tempurung.

Read more

Mengalah Itu.....Baik Kok !!!

3 komentar

"ya uwis lah ngalah dulu buat adekmu, dulu juga kamu sudah pernah"

Begitu kata mama saya setiap kali saya meminta sesuatu yang sama dengan apa yang adek saya dapatkan. Dan kalimat tersebut sering membuat saya bertanya dalam hati, yang akhirnya menjadikan jiwa pemberontak tumbuh dalam benak saya *halah*.

Read more

Nov 7, 2009

Tidak Boleh Tidak

2 komentar
Ah saya tidak rela jika adek2 saya tidak mengecap pendidikan yang sama dengan saya...
Mestinya mereka lebih dari saya, mendapatkan yang lebih baik dari saya. Bukan sebaliknya...

Tidak...
Ini tidak boleh terjadi...

Saya harus bekerja lebih keras lagi dari ini...
Jauh lebih keras..

Tidak Boleh Tidak !!
Read more

Oct 25, 2009

Penantian Ini Akan Bercerita

4 komentar

Menantimu bukan satu hal yang mudah bagiku..
Menantimu butuh kesabaran berlipat dari batas sabarku yang sebenarnya..
Menantimu butuh ekstra kekuatan yang tak kenal kata patah..

Menantimu bagai bom waktu, yang akan siap meledak kapan dan di mana saja..
Menantimu sesungguhnya adalah boomerang yang siap menyambitku kapan dan di mana saja..

Melihatmu di hadapanku..
Memandangmu dengan setiap sudut pandanganku..
Menyaksikan setiap tingkah polahmu..
Membuatku bertanya2 "sebenarnya untuk apa aku menantimu?"

Benarkah kamu hidup dan matiku?
Benarkah kamu yang akan mengantarkan aku pada kebahagiaanku kelak?
Benarkah bahwa kamu pantas untuk aku perjuangkan?

Bisakah kamu menjawab semua pertanyaanku?

Karena bahkan sampai sekarang pun aku tak lelah menantimu, meskipun ku tahu kamu semakin menjauhkan aku dari mimpi yang masih tergenggam di tanganku ini..

Karena bahkan sampai detik ini, aku memungkiri letih yang tersampir di pundakku..

Karena bahkan sampai saat ini pun aku tak pernah merasa bahwa menantimu hanya akan membunuhku perlahan..

Karena aku yakin, menantimu ini, penantianku ini, satu saat nanti akan menjadi cerita yang manis untuk kita. Tak peduli bagaimana akhirnya nanti...


Read more

Oct 15, 2009

Dalam Hening Jiwaku Berkata

2 komentar

Berjalan sendiri pun aku tak apa.
Bahkan di tengah keremangan gedung2 megah yang berjejer melihatku.
Melihatku yang sedang berjalan sembari mengumpulkan sisa2 tenaga ku untuk menjangkau ujung jalan sana.
Jalan yang akan mengantarkan aku untuk berbaring, meski hanya sejenak saja.

Sunyi, senyap, hening...
Hanya alam saja yang bernyanyi di sekitarku.
Jangkrik yang berderik2 saat aku merangkai langkahku setapak demi setapak.
Gagak yang berputar2 di atas gedung2 megah nan tua itu, menambah keheningan malam yang aku lalui ini.
Read more

Cinta Tak Bersyarat. Ada Ya ?

0 komentar

Ini sambungan dari ceritaku tentang sahabatku yang lalu.

"memang kamu yakin pacarmu yang sekarang bukan second?", pertanyaan terakhir yang bikin aku gemes lagi.

Sontak, spontan, dan dengan kecepatan tinggi lainnya aku bilang "ya yakin lah, dia orang baik2 ya, religius juga, mana mungkin second ta ya? kamu ini ada2 aja..."
*sejenak aku jadi berpikir, pacar yang mana ya? jedhaaanggg -gak penting-*

"seyakin itu kah dirimu? memang kamu bener2 tau masa lalunya? memang kamu bener2 yakin dia tak punya rahasia pribadi di blakangmu? kalo aku seh gak seyakin itu"

Well, sejurus kemudian pikiranku pun mulai goyah. Iya juga ya? Setiap personal kan punya masa lalunya masing2 dan jelas punya rahasia yang mungkin tak kan pernah dibagi dengan orang lain. Sedekat apapun hubungan itu.

"lalu kalo misalnya, ambil saja kemungkinan terburuk ya, kalo akhirnya kamu tau bahwa pacarmu dah second, apa yang bakal kamu lakuin?"

Hah, ini pertanyaan apa seh? Ya jelas aja bakal aku jawab "ya aku langsung mundur teraturlah, gila aja, masa' ya aku bakal nikah ma orang yang gak bagus moralnya, gak ada bayangan deh".

Temenku tergelak, lalu berkata "yakin? berarti kamu egois donk ya?"

Laaahhhh, kok jadi aku seh yang dibilang egois. Ya boleh donk. Itu kan prinsip. Prinsip dan selektif memilih pasangan hidup. So what kalo aku mundur?

"jadi kamu ini belom pernah ya mencintai orang dengan tulus? dengan segala kelebihannya itu jelas dan dengan segala kekurangannya dan juga dengan segala keburukan yang melekat padanya yang tak mungkin lagi bisa diubah?"

Sudah, tentu saja sudah. Aku sudah pernah mencintai seseorang dengan tulus, dengan segala kelebihannya pun kekurangannya pun keburukan yang melekat di dirinya. Bahkan saat semua orang pergi menjauh darinya, mencacinya, memakinya, bahkan meludahinya, aku tak pernah bergerak menjauh darinya. Tak pernah, sedikitpun. Bahkan berniat pun tidak. Sudah, aku sudah pernah mencintai dengan tulus. Sungguh...

"jadi kamu tau kan rasanya mencintai dengan tulus? coba kamu bayangkan jika saja seandainya pacarmu memang pernah melakukan hal itu? padahal kamu benar2 mencintainya, berharap banyak padanya, masa iya kamu akan mundur teratur?"

Menurut saja apa katanya, aku pun membayangkannya. Kalo memang benar begitu, aku pasti akan mutusin dia. Ah tapi, apa jadinya aku tanpa dia. Bisa lah, masa' gak bisa. Kaya' gak ada lelaki lain yang lebih baik saja. Ah tapi, apa iya lelaki penggantinya nanti akan mengerti aku sebaik lelaki ku yang sekarang? Berarti aku harus awali semuanya dari awal ya? Lalu bagaimana dengan hancurnya hatiku nanti? Lalu hatinya?

Ahh, rasanya memang tidak adil...

"so? pikiranmu berubah kah? noph, cinta itu tak pernah bersyarat dan tak memandang apapun. mau seburuk apapun seseorang di mata orang lain, tapi kalo kamu mencintainya ya dia akan menjadi sosok yang paling sempurna di matamu, sempurna bahkan dengan segala kekurangannya. cinta tak akan pernah memandang masa lalunya, keburukannya, kekurangannya, tapi melihat jauh ke dalam lagi".

Ya ya, bener bener. Makanya ada penjahat yang punya istri dan cinta mati sama sang suami. Ada juga yang pasangannya memiliki raga yang tak sempurna, tapi tetap berjalan di atas cinta. Ada juga istri seorang pengangguran yang tetap setia susah senang bersama. Ada juga yang punya pasangan arogan tapi masih setia setengah mampus. Ada yang istrinya mantan pelacur, tapi sang suami tetep menghargainya. Dan masih banyak lagi yang ternyata tak aku sadari bahwa itu adalah cinta tak bersyarat.

Dulu, mungkin sekarang juga masih *dikit*. Aku berpikir bahwa cinta tak bersyarat itu adalah satu hal yang naif sekali. Yang ada malah cinta buta. Cinta yang tak bisa berpikir dengan logika, tak rasional, dan hanya perasaan yang berperan. Dulu aku berpikir, cinta macam apa itu? Sungguh tak bisa dipertanggungjawabkan. Hahaha... ^^,

Tapi sekarang aku sadar, bahwa setiap orang atau mungkin baru hanya sebagian orang memang benar2 memiliki cinta tak bersyarat. Cinta yang tak memandang apapun, selain sosok yang dicintainya. Luar Biasa...

*karena aku pun belom mampu lagi untuk mencintai dengan tulus seperti dulu*

Read more

Aku?? Inspirasi??

0 komentar

apa jadinya ya hidup tanpa inspirasi? pasti si om eisntein gak bisa bilang mc kuadrat sama dengan ato newton bakal diem aja pas liyat apel jatuh.. *yang liyat apel jatuh newton kan ya?* :D


hampa kali ya hidup manusia tanpa inspirasi? tak ada perubahan yang terjadi, tak ada kemajuan yang berarti, tak ada peradaban manusia yang semodern ini, dan tak ada manusia kreatif yang jelas..

hmmm lalu bagaimana kejadiannya bahwa hidup kita lah yang menjadi inspirasi bagi orang lain?

bagaimana kalo kata2 kita yang menjadi inspirasi bagi orang lain?

bagaimana kalo tingkah laku kita menjadi inspirasi bagi orang lain?

bagaimana kalo prinsip2 kita menjadi inspirasi bagi orang lain?


pasti berjuta rasanya kan? antara seneng (wow, jadi inspirasi gw), terharu, gak yakin (masa iya seh?!), dan lain sebagainya..

ya ini yang lagi aku rasakan hari ini. hari ini entah apa dan bagaimana ada beberapa teman yang terinspirasi oleh hidupku, kata2ku, dan tingkah laku ku yang kuanggap biasa2 aja, lurus2 aja.

hah, speechless deh aku...

beginilah orang yang gak pernah jadi inspirasi orang lain, sekalinya jadi inspirasi malah katrok banget... ^^"

tapi inilah yang membuatku merasa memiliki precious life. lagi2 aku bersyukur pada Tuhan Allah atas semua nikmat yang telah aku dapatkan. Meski kadang aku masih saja protes atas kehidupan yang luar biasa ini..


*sepertinya tulisan ini sudah ndak jelas*


Read more

Oct 7, 2009

Tuhan, Temani Aku Untuk Kembali

0 komentar

Tuhan, maafkan aku. Kali ini aku datang dengan sejuta kemurungan, dengan sejuta kebimbangan, dan berjuta2 kesedihan yang hinggap di raga yang tlah Kau cipta ini. Aku tak bermaksud untuk tak bersyukur atas apa yang tlah Kau berikan kepadaku Tuhan, apalagi aku ingin menyalahkanMu, tentu bukan sekali. Hanya saja kali ini aku sedang merasa berputus asa Tuhan...


Entah kenapa Tuhan, aku ingin sekali memutar waktu yang tlah Kau berikan padaku. Ingin sekali menghentikan waktu ini dan kembali ke masa lalu. Ingin sekali rasanya aku membenahi diri ini Tuhan. Mungkin jika aku bisa kembali lagi ke awal kehidupanku, aku akan lebih memilih menjadi sesosok manusia yang biasa2 saja Tuhan. Aku ingin menjadi manusia dengan kecerdasan biasa2 saja, ingin menjadi manusia yang berpikiran biasa2 saja, ingin menjadi manusia yang mempunyai pendirian yang biasa2 saja, dan ingin semua hal yang terjadi dalam hidupku adalah hal yang biasa2 saja.

Aku tau Tuhan, Engkau mungkin marah padaku yang sungguh tak bisa menghargai pemberian dan anugerahmu yang luar biasa ini. Hanya saja Tuhan, aku terkadang menjadi semakin tak berdaya dan menyesali segalanya ketika semua kelebihan yang Kau berikan untukku tak berarti sedikitpun untuk orang banyak. Aku menyesali semuanya ketika hidupku yang penuh anugerah dariMu ini hanya aku yang bisa menikmatinya, hanya aku yang bisa merasakannya, tanpa bisa aku membagi dengan yang lain..

Tuhan, ingin sekali aku bertanya padaMu. Mengapa tak Kau anugerahkan padaku kemampuan untuk berbagi Tuhan. Aku mau menjadi seperti mereka Tuhan, yang biasa2 saja tapi mereka mampu berbagi. Tapi aku Tuhan, aku memiliki anugerah yang sungguh luar biasa sempurna dariMu, tapi kenapa aku tak jua bisa berbagi Tuhan. Kenapa Tuhan? Kenapa?

Tuhan, benar2 aku tak pernah menyalahkanMu atas semua keegoisan yang aku miliki ini. Tapi Tuhan, temanilah aku untuk kembali ke masa lalu dan membenahi semuanya. Temani aku untuk kembali padaMu. Aku sangat2 merindukanMu dalam kepolosanku..

#Ah, entah mengapa aku menjadi sangat tidak tau diri seperti ini#

Read more

Labels

apa aja (7) blog (1) cinta (6) fiksi (3) hidup (11) inspirasi (3) lelaki (4) realita (5) reflection (8) setia (2) Tuhan (2)

Blog Archive


sLeep tighT Design by Insight © 2009